Tidur adalah bagian penting dari rutinitas setiap orang dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola hidup sehat. Penelitian menunjukkan pentingnya tidur dalam mencegah penyakit flu hingga meningkatkan performa belajar di sekolah.
Tidak hanya itu, anak-anak yang memiliki waktu tidur cukup setiap harinya terbukti memiliki atensi, perilaku, daya ingat, kemampuan belajar, serta status kesehatan yang lebih baik. Sebaliknya, kurang tidur dapat mengarah ke masalah-masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, obesitas, bahkan depresi.
Bayi maupun anak-anak hingga di usia remaja sangat membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dari orang dewasa. Hal ini sangat diperlukan guna mendukung perkembangan mental serta fisik sang buah hati. Dalam dunia anak, tidur merupakan salah satu kegiatan yang sama pentingnya dengan makan, minum serta bermain.
Setiap orang tua harus memperhatikan waktu tidur sang anak. Hal ini diperlukan untuk menjaga kualitas tidur sang anak. Dan juga dengan memperhatikan waktu tidur sang anak, para orang tua dapat mengatur jam tidur sang anak agar dapat tidur di waktu yang normal dan tidak bangun di waktu malam hari.
Sang buah hati mendapatkan istirahat yang dibutuhkan apabila keempat hal berikut ini dipenuhi secara seimbang yaitu jadwal tidur dalam sehari yang teratur, total waktu tidur, tidur siang serta konsolidasi tidur yang baik. Dengan ini perkembangan kematangan otak sang anak dapat berkembang secara sempurna.
Apakah kalian tahu waktu tidur ideal sang anak? Yuk simak pernyataan dibawah ini!
Waktu Tidur Ideal bagi Anak
1. Waktu Tidur Bayi Baru Lahir
Bayi yang baru lahir atau newborn yang memiliki usia 0 hingga 28 hari disarankan untuk tidur sebanyak 16 hingga 20 jam tidur per hari. Jam tidur diikuti 1 hingga 2 jam untuk bangun. Sang bayi akan tidur di waktu siang dan juga malam hari. Tetapi tidak jarang bahwa sang bayi akan bangun pada waktu malam hari. Hal ini yang dapat membuat para orang tua akan terjaga pada malam hari.
2. Waktu Tidur Bayi 1 Hingga 3 Bulan
Bayi berumur 1 bulan hingga 3 bulan atau masih disebut sebagai bayi yang baru lahir atau newborn. Bayi ini sangat disarankan untuk tidur sebanyak 14 hingga 17 jam tidur per hari. Perbedaan antara siang dan malam akan terbentuk pada anak di usia 6 minggu hingga 4 bulan. Tetapi para orang tua juga masih dapat terjaga pada malam hari di masa usia bayi 1 bulan hingga 3 bulan ini.
3. Waktu Tidur Bayi 4 Hingga 11 Bulan
Bayi berumur 4 bulan hingga 11 bulan atau sering disebut sebagai infant. Bayi di umur ini memiliki waktu tidur 12 hingga 15 jam per hari. Pada usia bayi ini, sang buah hati harus dilatih untuk memiliki waktu tidur yang normal dimana ia harus tidur di malam hari dan bagun di pagi hari. Hal ini akan membantu sang buah hati untuk mendapatkan pola jam tidur yang normal seperti kebanyakan orang.
4. Waktu Tidur Bayi 1 Hingga 2 Tahun
Bayi berumur 1 tahun hingga 2 tahun atau sering disebut sebagai batita. Pada saat batita di umur ini memiliki pola jam tidur 11 jam hingga 14 jam per hari. Tetapi pada masa usia anak ini para orang tua tetap mendidik anak untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan menjaga agar tidur sang anak pada waktu yang normal.
Bayi berumur 3 tahun hingga 5 tahun atau sering disebut sebagai balita. Pada masa balita ini sang anak memiliki pola tidur yang disarankan sebanyak 10 jam hingga 13 jam tidur per hari. Serta sang anak memiliki 1x tidur siang per hari.
Inilah pola tidur yang ideal buat sang buah hati. Yuk jaga pola tidur anakmu!
Moms, memasuki musim penghujan banyak hal yang penting untuk diperhatikan, terutama bagi anak- anak di rumah lho. Kondisi cuaca dan suhu yang dingin menjadi faktor utama yang membuat anak gampang terserang flu, memperhatikan kondisi kesehatan anak dan keluarga menjadi sangat penting. Selain itu, menjaga kondisi kesehatan keluarga agar tidak terserang flu dan batuk. Memperhatikan kondisi …
Serai Anak Maharati: Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi Perlindungan kulit bayi terhadap gigitan nyamuk dan serangga menjadi prioritas utama bagi setiap orang tua. Serai Anak Maharati hadir sebagai jawaban yang aman dan efektif, membawa pengalaman layaknya dibelai dalam pelukan ibu. Dengan formula khusus yang dirancang untuk kulit sensitif bayi, Serai Anak Maharati memberikan perlindungan maksimal …
Apa itu Dermatitis Atopik? Dermatitis atopik sering dikenal sebagai eksim atau eczema. Dermatitis atopik adalah salah satu penyakit kulit yang sering terjadi disetiap kalangan usia. Dermatitis atopik ini dapat terjadi pada bayi hingga orang dewasa. Dermatitis atopik merupakan salah satu jenis dermatitis (eksim) yang terjadi akibat adanya peradangan pada kulit. Kondisi ini bisa disertai dengan …
Saat ini, tidak sedikit hubungan yang mengarah kepada “toxic” yang tentunya merugikan kedua belah pihak. Di awal hubungan mungkin tidak terasa, seiring berjalan waktu, beberapa “red flag” sudah mulai terasa. Red flag menjadi tanda-tanda dari ketidaksehatan suatu hubungan atau ke toxic an seseorang terhadap pasangannya. Lalu, bagaimana dengan hubunganmu? Seseorang dalam hubungan yang toxic sering …
Perbaiki Kualitas Tidur Anak, Perhatikan Jam nya!
Table of Contents
Kualitas Tidur Buah Hati
Tidur adalah bagian penting dari rutinitas setiap orang dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola hidup sehat. Penelitian menunjukkan pentingnya tidur dalam mencegah penyakit flu hingga meningkatkan performa belajar di sekolah.
Tidak hanya itu, anak-anak yang memiliki waktu tidur cukup setiap harinya terbukti memiliki atensi, perilaku, daya ingat, kemampuan belajar, serta status kesehatan yang lebih baik. Sebaliknya, kurang tidur dapat mengarah ke masalah-masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, obesitas, bahkan depresi.
Bayi maupun anak-anak hingga di usia remaja sangat membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang dari orang dewasa. Hal ini sangat diperlukan guna mendukung perkembangan mental serta fisik sang buah hati. Dalam dunia anak, tidur merupakan salah satu kegiatan yang sama pentingnya dengan makan, minum serta bermain.
Setiap orang tua harus memperhatikan waktu tidur sang anak. Hal ini diperlukan untuk menjaga kualitas tidur sang anak. Dan juga dengan memperhatikan waktu tidur sang anak, para orang tua dapat mengatur jam tidur sang anak agar dapat tidur di waktu yang normal dan tidak bangun di waktu malam hari.
Sang buah hati mendapatkan istirahat yang dibutuhkan apabila keempat hal berikut ini dipenuhi secara seimbang yaitu jadwal tidur dalam sehari yang teratur, total waktu tidur, tidur siang serta konsolidasi tidur yang baik. Dengan ini perkembangan kematangan otak sang anak dapat berkembang secara sempurna.
Apakah kalian tahu waktu tidur ideal sang anak? Yuk simak pernyataan dibawah ini!
Waktu Tidur Ideal bagi Anak
1. Waktu Tidur Bayi Baru Lahir
Bayi yang baru lahir atau newborn yang memiliki usia 0 hingga 28 hari disarankan untuk tidur sebanyak 16 hingga 20 jam tidur per hari. Jam tidur diikuti 1 hingga 2 jam untuk bangun. Sang bayi akan tidur di waktu siang dan juga malam hari. Tetapi tidak jarang bahwa sang bayi akan bangun pada waktu malam hari. Hal ini yang dapat membuat para orang tua akan terjaga pada malam hari.
2. Waktu Tidur Bayi 1 Hingga 3 Bulan
Bayi berumur 1 bulan hingga 3 bulan atau masih disebut sebagai bayi yang baru lahir atau newborn. Bayi ini sangat disarankan untuk tidur sebanyak 14 hingga 17 jam tidur per hari. Perbedaan antara siang dan malam akan terbentuk pada anak di usia 6 minggu hingga 4 bulan. Tetapi para orang tua juga masih dapat terjaga pada malam hari di masa usia bayi 1 bulan hingga 3 bulan ini.
3. Waktu Tidur Bayi 4 Hingga 11 Bulan
Bayi berumur 4 bulan hingga 11 bulan atau sering disebut sebagai infant. Bayi di umur ini memiliki waktu tidur 12 hingga 15 jam per hari. Pada usia bayi ini, sang buah hati harus dilatih untuk memiliki waktu tidur yang normal dimana ia harus tidur di malam hari dan bagun di pagi hari. Hal ini akan membantu sang buah hati untuk mendapatkan pola jam tidur yang normal seperti kebanyakan orang.
4. Waktu Tidur Bayi 1 Hingga 2 Tahun
Bayi berumur 1 tahun hingga 2 tahun atau sering disebut sebagai batita. Pada saat batita di umur ini memiliki pola jam tidur 11 jam hingga 14 jam per hari. Tetapi pada masa usia anak ini para orang tua tetap mendidik anak untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan menjaga agar tidur sang anak pada waktu yang normal.
5. Waktu Tidur Bayi 3 Hingga 5 Tahun
Bayi berumur 3 tahun hingga 5 tahun atau sering disebut sebagai balita. Pada masa balita ini sang anak memiliki pola tidur yang disarankan sebanyak 10 jam hingga 13 jam tidur per hari. Serta sang anak memiliki 1x tidur siang per hari.
Inilah pola tidur yang ideal buat sang buah hati. Yuk jaga pola tidur anakmu!
Related
Related Posts
Lotion Anti Nyamuk yang Aman untuk Bayi
Moms, memasuki musim penghujan banyak hal yang penting untuk diperhatikan, terutama bagi anak- anak di rumah lho. Kondisi cuaca dan suhu yang dingin menjadi faktor utama yang membuat anak gampang terserang flu, memperhatikan kondisi kesehatan anak dan keluarga menjadi sangat penting. Selain itu, menjaga kondisi kesehatan keluarga agar tidak terserang flu dan batuk. Memperhatikan kondisi …
Serai Anak Maharati: Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman
Serai Anak Maharati: Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi Perlindungan kulit bayi terhadap gigitan nyamuk dan serangga menjadi prioritas utama bagi setiap orang tua. Serai Anak Maharati hadir sebagai jawaban yang aman dan efektif, membawa pengalaman layaknya dibelai dalam pelukan ibu. Dengan formula khusus yang dirancang untuk kulit sensitif bayi, Serai Anak Maharati memberikan perlindungan maksimal …
Kenali Dermatitis Atopik : Cek Penyebab dan Gejalanya
Apa itu Dermatitis Atopik? Dermatitis atopik sering dikenal sebagai eksim atau eczema. Dermatitis atopik adalah salah satu penyakit kulit yang sering terjadi disetiap kalangan usia. Dermatitis atopik ini dapat terjadi pada bayi hingga orang dewasa. Dermatitis atopik merupakan salah satu jenis dermatitis (eksim) yang terjadi akibat adanya peradangan pada kulit. Kondisi ini bisa disertai dengan …
Healthy Relationship: Jadi, Hubunganmu Lebih Banyak Ketawanya atau Sedihnya?
Saat ini, tidak sedikit hubungan yang mengarah kepada “toxic” yang tentunya merugikan kedua belah pihak. Di awal hubungan mungkin tidak terasa, seiring berjalan waktu, beberapa “red flag” sudah mulai terasa. Red flag menjadi tanda-tanda dari ketidaksehatan suatu hubungan atau ke toxic an seseorang terhadap pasangannya. Lalu, bagaimana dengan hubunganmu? Seseorang dalam hubungan yang toxic sering …