Serangga adalah salah satu hewan yang sering kita temui sehari-harinya. Kehadiran serangga ini justru sangatlah mengganggu kita. Pasalnya banyak sekali bakteri-bakteri yang dibawa oleh para serangga yang dapat menyebabkan penyakit.
Maka dari itu, salah satu kewajiban para penghuni rumah adalah menjaga kebersihan rumah. Dengan menjaga kebersihan rumah, kalian dapat menghilangkan kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit kepada para penghuni rumah.
Tapi apakah kalian tahu bahwa lantai adalah salah satu tempat yang sangat kotor di rumah? Yap! Jadi seringkali kita temui bahwa lantai rumah akan selalu diinjak oleh setiap orang sebelum akhirnya ia membersihkan kakinya di kamar mandi.
Kuman-kuman yang ada pun ikut menempel ke lantai kalian. Maka tak jarang apabila seseorang memiliki anak kecil, ia cenderung lebih sering membersihkan lantai. Terlebih apabila sang anak sangat menyukai aktivitas di lantai.
Selain kuman dan bakteri, terdapat banyak serangga yang ternyata hidup di celah-celah lantai loh! Maka dari itu, kalian perlu sering membersihkan rumah terutama lantai kalian.
Nah kalian sudah tau belum serangga yang ada dicelah lantai? Yuk simak pernyataan berikut ini!
Semut adalah salah satu serangga yang berada di celah lantai. Ukuran semut yang cenderung kecil dapat menjadi alasan bahwa semut memiliki sarang di celah lantai kalian. Tentunya hal ini sangatlah mengganggu para penghuni rumah.
Kalian harus membersihkan lantai rumah kalian dengan cara menyapu dan mengepel ditambah dengan pembersih lantai agar para semut menghilang. Tak hanya itu, apabila kalian makan di atas lantai alangkah lebih baik selesai makan lantai langsung dibersihkan karena ditakutkan terdapat remah makanan yang terjatuh.
Walaupun ukurannya cukup besar, kecoa pun dapat hadir dari celah-celah lantai kalian. Biasanya kecoa hadir di lantai kamar mandi kalian. Tetapi dengan munculnya kecoa dari celah lantai kalian menjadi sebuah pertanda bahwa rumah kalian sangatlah kotor.
Sebab kecoa sangat menyukai tempat yang kotor nan lembab. Dan kecoa pun membawa kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Sehingga kalau dia berada di sekitar kalian, harus langsung dibersihkan agar tidak ada kuman dan bakteri yang menempel pada lantai.
3. Kaki Seribu
Kaki seribu yang bentuknya seperti cacing dan memiliki banyak kaki kecil ini seringkali muncul dari celah-celah lantai kalian. Pada dasarnya kaki seribu bukanlah hewan yang berbahaya untuk kalian. Saat kaki seribu disentuh maka ia akan melingkarkan tubuhnya sebagai bentuk pertahanan diri dan tidak menggigit.
Tapi hal tersebut tidak memungkiri bahwa dengan adanya kaki seribu pun pertanda bahwa keadaan rumah itu kotor. Tentunya kaki seribu pun tetap menggelikan dan menjijikan bagi sebagian besar orang meskipun tidak berbahaya.
4. Kelabang
Bentuk kelabang sangatlah mirip dengan kaki seribu. Tetapi perbedaan diantara kedua hewan ini adalah kelabang berbentuk pipih dengan kaki-kaki yang terlihat lebih besar. Kelabang juga memiliki semacam sungut diatas kepalanya. Namun hewan ini jauh lebih berbahaya dari kaki seribu. Pasalnya kelabang dapat mengeluarkan racun serta menggigit manusia yang menyentuhnya.
Kelabang seringkali muncul dari celah-celah lantai yang ada di kamar mandi. Hal ini dikarenakan, kamar mandi adalah salah satu tempat yang lembab diantara ruangan-ruangan yang ada di rumah. Yuk rutin membersihkan lantai rumah setiap hari, demi rumah sehat dan keluarga nyaman!
Tanaman serai sering kita jumpai pada dapur. Karena serai seringkali dimanfaatkan menjadi bumbu masak. Seperti yang kita ketahui bahwa makanan dengan bahan tambahan serai sangatlah enak dan tentunya lezat. Serai memiliki aroma yang unik dan tentunya membuat makanan menjadi segar atau harum seperti perasan jeruk hingga lemon segar yang menambah kelezatan pada masakan. Secara fisik, …
Mengapa Indonesia Rentan dengan Demam Berdarah Dengue (DBD)? Mengapa Indonesia Rentan dengan Demam Berdarah ? Mahamoms, pertanyaan yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Indonesia, dengan kondisi geografis dan iklimnya, memang menjadi habitat yang sangat cocok bagi perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit seperti nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan virus DBD. Beberapa faktor yang menyebabkan Indonesia rentan terhadap DBD …
Sabun Sereh Herbal Kulit adalah organ terbesar yang kita miliki, dan merawatnya dengan baik merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan penampilan kita. Dalam upaya untuk mencapai kulit yang sehat dan cantik, banyak orang beralih ke produk perawatan kulit alami, seperti sabun sereh herbal. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa sabun sereh herbal menjadi …
Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis, menjadi wilayah yang sesuai dengan habitat hidup nyamuk penyebab penyakit demam berdarah atau nyamuk Aedes aegypti loh moms. Karena itu, angka penyebaran penyakit DBD di Indonesia terbilang sangat tinggi. Berdasarkan kutipan dari The Jakarta Post, per april 2020, lebih dari 250 orang di seluruh kepulauan Indonesia meninggal akibat penyakit …
Waspada Serangga di Lantai
Serangga adalah salah satu hewan yang sering kita temui sehari-harinya. Kehadiran serangga ini justru sangatlah mengganggu kita. Pasalnya banyak sekali bakteri-bakteri yang dibawa oleh para serangga yang dapat menyebabkan penyakit.
Maka dari itu, salah satu kewajiban para penghuni rumah adalah menjaga kebersihan rumah. Dengan menjaga kebersihan rumah, kalian dapat menghilangkan kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit kepada para penghuni rumah.
Tapi apakah kalian tahu bahwa lantai adalah salah satu tempat yang sangat kotor di rumah? Yap! Jadi seringkali kita temui bahwa lantai rumah akan selalu diinjak oleh setiap orang sebelum akhirnya ia membersihkan kakinya di kamar mandi.
Kuman-kuman yang ada pun ikut menempel ke lantai kalian. Maka tak jarang apabila seseorang memiliki anak kecil, ia cenderung lebih sering membersihkan lantai. Terlebih apabila sang anak sangat menyukai aktivitas di lantai.
Selain kuman dan bakteri, terdapat banyak serangga yang ternyata hidup di celah-celah lantai loh! Maka dari itu, kalian perlu sering membersihkan rumah terutama lantai kalian.
Nah kalian sudah tau belum serangga yang ada dicelah lantai? Yuk simak pernyataan berikut ini!
Table of Contents
Serangga di Celah Lantai Rumah
1. Semut
Semut adalah salah satu serangga yang berada di celah lantai. Ukuran semut yang cenderung kecil dapat menjadi alasan bahwa semut memiliki sarang di celah lantai kalian. Tentunya hal ini sangatlah mengganggu para penghuni rumah.
Kalian harus membersihkan lantai rumah kalian dengan cara menyapu dan mengepel ditambah dengan pembersih lantai agar para semut menghilang. Tak hanya itu, apabila kalian makan di atas lantai alangkah lebih baik selesai makan lantai langsung dibersihkan karena ditakutkan terdapat remah makanan yang terjatuh.
2. Kecoa
Walaupun ukurannya cukup besar, kecoa pun dapat hadir dari celah-celah lantai kalian. Biasanya kecoa hadir di lantai kamar mandi kalian. Tetapi dengan munculnya kecoa dari celah lantai kalian menjadi sebuah pertanda bahwa rumah kalian sangatlah kotor.
Sebab kecoa sangat menyukai tempat yang kotor nan lembab. Dan kecoa pun membawa kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Sehingga kalau dia berada di sekitar kalian, harus langsung dibersihkan agar tidak ada kuman dan bakteri yang menempel pada lantai.
3. Kaki Seribu
Kaki seribu yang bentuknya seperti cacing dan memiliki banyak kaki kecil ini seringkali muncul dari celah-celah lantai kalian. Pada dasarnya kaki seribu bukanlah hewan yang berbahaya untuk kalian. Saat kaki seribu disentuh maka ia akan melingkarkan tubuhnya sebagai bentuk pertahanan diri dan tidak menggigit.
Tapi hal tersebut tidak memungkiri bahwa dengan adanya kaki seribu pun pertanda bahwa keadaan rumah itu kotor. Tentunya kaki seribu pun tetap menggelikan dan menjijikan bagi sebagian besar orang meskipun tidak berbahaya.
4. Kelabang
Bentuk kelabang sangatlah mirip dengan kaki seribu. Tetapi perbedaan diantara kedua hewan ini adalah kelabang berbentuk pipih dengan kaki-kaki yang terlihat lebih besar. Kelabang juga memiliki semacam sungut diatas kepalanya. Namun hewan ini jauh lebih berbahaya dari kaki seribu. Pasalnya kelabang dapat mengeluarkan racun serta menggigit manusia yang menyentuhnya.
Kelabang seringkali muncul dari celah-celah lantai yang ada di kamar mandi. Hal ini dikarenakan, kamar mandi adalah salah satu tempat yang lembab diantara ruangan-ruangan yang ada di rumah. Yuk rutin membersihkan lantai rumah setiap hari, demi rumah sehat dan keluarga nyaman!
Related
Related Posts
Manfaat Tanaman Serai yang Wajib Kamu Tahu!
Tanaman serai sering kita jumpai pada dapur. Karena serai seringkali dimanfaatkan menjadi bumbu masak. Seperti yang kita ketahui bahwa makanan dengan bahan tambahan serai sangatlah enak dan tentunya lezat. Serai memiliki aroma yang unik dan tentunya membuat makanan menjadi segar atau harum seperti perasan jeruk hingga lemon segar yang menambah kelezatan pada masakan. Secara fisik, …
Mengapa Indonesia Rentan dengan Demam Berdarah (DBD)?
Mengapa Indonesia Rentan dengan Demam Berdarah Dengue (DBD)? Mengapa Indonesia Rentan dengan Demam Berdarah ? Mahamoms, pertanyaan yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Indonesia, dengan kondisi geografis dan iklimnya, memang menjadi habitat yang sangat cocok bagi perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit seperti nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan virus DBD. Beberapa faktor yang menyebabkan Indonesia rentan terhadap DBD …
Sabun Sereh Herbal: Solusi Alami untuk Perawatan Kulit Anda
Sabun Sereh Herbal Kulit adalah organ terbesar yang kita miliki, dan merawatnya dengan baik merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan penampilan kita. Dalam upaya untuk mencapai kulit yang sehat dan cantik, banyak orang beralih ke produk perawatan kulit alami, seperti sabun sereh herbal. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa sabun sereh herbal menjadi …
DBD pada Anak, Perhatikan Gejala Berikut Ini!
Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis, menjadi wilayah yang sesuai dengan habitat hidup nyamuk penyebab penyakit demam berdarah atau nyamuk Aedes aegypti loh moms. Karena itu, angka penyebaran penyakit DBD di Indonesia terbilang sangat tinggi. Berdasarkan kutipan dari The Jakarta Post, per april 2020, lebih dari 250 orang di seluruh kepulauan Indonesia meninggal akibat penyakit …