Alergi merupakan reaksi tubuh yang muncul secara berlebihan akibat suatu zat yang secara umum tidak menyebabkan kondisi tertentu, seperti penyakit kulit. Zat yang memicu munculnya reaksi alergi biasanya disebut dengan alergen.
Terdapat banyak jenis alergi kulit, mulai dari dermatitis atopik hingga angioedema. Macam-macam alergi kulit ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang biasanya tidak berbahaya atau menimbulkan reaksi pada orang lain.
Alergi pada umumnya tidaklah berbahaya. Namun, bukan berarti dapat diabaikan terutama alergi kulit pada bayi dan anak. Alergi kulit tersebut biasanya disebabkan oleh sentuhan langsung dengan zat pemicu alergi, maupun reaksi kekebalan tubuh terhadap masukan alergen ke dalam tubuh.
Ketika tubuh mengalami kontak langsung dengan alergen, tidak membutuhkan waktu lama reaksi terhadap alergi pun langsung muncul pada tubuh. Mulai dari gatal-gatal pada kulit, sinus, gangguan sistem pencernaan hingga sesak napas.
Tapi apakah kalian tahu macam-macam alergi kulit? Yuk simak pernyataan dibawah ini!
Dermatitis atopik atau dikenal sebagai eksim adalah kondisi ketika kulit menjadi lebih rentan terhadap gatal, iritasi dan mudah kering. Kondisi dari alergi ini cukup umum terjadi pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Hal ini dikarenakan resiko alergi akibat eksim lebih tinggi jika kalian memiliki riwayat eksim atau asma dalam keluarga.
Jenis alergi ini umumnya muncul ketika kulit kalian bersentuhan langsung dengan zat alergen yang dapat memicu timbulnya alergi. Dermatitis atopik ini menunjukkan gejala berupa kulit yang memerah, gatal-gatal, muncul ruam, pembengkakan hingga kulit kalian terkelupas di area tertentu. Jika kulit sudah terinfeksi, biasanya akan timbul benjolan kecil berisi cairan bening atau kekuningan.
Dermatitis kontak alergi terjadi apabila kulit kalian bersentuhan langsung dengan alergen. Zat pemicu alergen ini seperti lateks, logam, parfum serta tanaman, sabun, detergen hingga bulu hewan.
Seringkali bahan kimia yang terdapat pada sabun, pasta gigi menjadi pemicunya. Dermatitis kontak alergi dapat terjadi seperti contohnya seseorang alergi dengan logam memiliki kemungkinan akan mengalami reaksi ketika menggunakan perhiasan dengan bahan yang sama.
Gejala Dermatitis Atopik
Gejala yang dapat muncul ketika terkena dermatitis kontak alergi sebagai berikut:
Munculnya ruam dan bercak merah pada kulit
Kulit bersisik dan pecah-pecah
Muncul rasa seperti terbakar
Timbul benjolan pada kulit dan mengalami pembengkakan
3. Urtikaria atau Biduran
Urtikaria merupakan peradangan dan pembengkakan pada permukaan kulit. Kondisi ini terjadi ketika tubuh terpapar zat atau benda tertentu yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh melepaskan histamin. Zat histamin inilah yang kemudian menimbulkan gejala-gejala penyakit urtikaria.
Histamin adalah senyawa kimia yang di produksi oleh sel di dalam tubuh untuk memicu peradangan dan sensasi gatal. Selain makanan, penyakit kulit ini juga dapat disebabkan oleh alergi terhadap gigitan serangga. Urtikaria atau biduran biasanya muncul dikarenakan paparan matahari, gigitan serangga serta bahan kimia pada makanan. Umumnya biduran dapat hilang sendirinya atau diredakan dengan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Gejala yang terjadi pada penderita penyakit urtikaria atau biduran adalah:
Muncul ruam pada beberapa daerah kulit
Timbul bentol-bentol dengan beragam bentuk dan cenderung besar
Terasa sangat gatal
Itulah 3 jenis alergi kulit yang sering terjadi pada tubuh kalian. Yuk jaga kesehatan agar terhindar dari penyakit kulit diatas!
Serai Anti Serangga Alami dengan Produk Maharati Musim panas seringkali membawa masalah serangga yang mengganggu ke dalam rumah dan area terbuka. Daripada mengandalkan pestisida berbahan kimia yang berbahaya, produk alami seperti Serai yang disediakan oleh Maharati bisa menjadi solusi yang aman, ramah lingkungan, dan efektif dalam mengusir serangga. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan mengapa …
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit dengan penularan melalui nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue dan ditandai empat gejala utama yaitu demam yang tinggi, manifestasi perdarahan, hepatomegali sebagai akibat dari kebocoran plasma yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini menjadi suatu endemik di wilayah tropis dan subtropis. Dan …
Manjakan Kulitmu dengan Sabun Mandi Non SLS Maharati Bosan dengan sabun mandi yang membuat kulit kering dan iritasi? Saatnya beralih ke sabun mandi yang lebih alami dan lembut! Sabun Mandi Non SLS Maharati hadir dengan formula khusus yang bebas dari bahan kimia berbahaya seperti SLS. Mengapa Memilih Sabun Mandi Maharati? Alami dan Aman: Dibuat dengan …
Apa sih reseller itu? Reseller merupakan salah satu ide berbisnis, dimana penjual tidak harus mempunyai stok barang ketika melakukan transaksi dengan customer. Para reseller harus terus aktif bertransaksi dengan pemilik produk atau toko, untuk memantau penjualan dan stok produk. Program reseller menganut sistem makin banyak produk yang dibeli dan berhasil terjual, semakin besar pula keuntungan …
3 Jenis Alergi Kulit yang Sering Terjadi
Alergi merupakan reaksi tubuh yang muncul secara berlebihan akibat suatu zat yang secara umum tidak menyebabkan kondisi tertentu, seperti penyakit kulit. Zat yang memicu munculnya reaksi alergi biasanya disebut dengan alergen.
Terdapat banyak jenis alergi kulit, mulai dari dermatitis atopik hingga angioedema. Macam-macam alergi kulit ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang biasanya tidak berbahaya atau menimbulkan reaksi pada orang lain.
Alergi pada umumnya tidaklah berbahaya. Namun, bukan berarti dapat diabaikan terutama alergi kulit pada bayi dan anak. Alergi kulit tersebut biasanya disebabkan oleh sentuhan langsung dengan zat pemicu alergi, maupun reaksi kekebalan tubuh terhadap masukan alergen ke dalam tubuh.
Ketika tubuh mengalami kontak langsung dengan alergen, tidak membutuhkan waktu lama reaksi terhadap alergi pun langsung muncul pada tubuh. Mulai dari gatal-gatal pada kulit, sinus, gangguan sistem pencernaan hingga sesak napas.
Tapi apakah kalian tahu macam-macam alergi kulit? Yuk simak pernyataan dibawah ini!
Table of Contents
3 Jenis Alergi Kulit yang Sering Terjadi
1. Dermatitis Atopik
Dermatitis atopik atau dikenal sebagai eksim adalah kondisi ketika kulit menjadi lebih rentan terhadap gatal, iritasi dan mudah kering. Kondisi dari alergi ini cukup umum terjadi pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Hal ini dikarenakan resiko alergi akibat eksim lebih tinggi jika kalian memiliki riwayat eksim atau asma dalam keluarga.
Jenis alergi ini umumnya muncul ketika kulit kalian bersentuhan langsung dengan zat alergen yang dapat memicu timbulnya alergi. Dermatitis atopik ini menunjukkan gejala berupa kulit yang memerah, gatal-gatal, muncul ruam, pembengkakan hingga kulit kalian terkelupas di area tertentu. Jika kulit sudah terinfeksi, biasanya akan timbul benjolan kecil berisi cairan bening atau kekuningan.
2. Dermatitis Kontak Alergi
Dermatitis kontak alergi terjadi apabila kulit kalian bersentuhan langsung dengan alergen. Zat pemicu alergen ini seperti lateks, logam, parfum serta tanaman, sabun, detergen hingga bulu hewan.
Seringkali bahan kimia yang terdapat pada sabun, pasta gigi menjadi pemicunya. Dermatitis kontak alergi dapat terjadi seperti contohnya seseorang alergi dengan logam memiliki kemungkinan akan mengalami reaksi ketika menggunakan perhiasan dengan bahan yang sama.
Gejala Dermatitis Atopik
Gejala yang dapat muncul ketika terkena dermatitis kontak alergi sebagai berikut:
3. Urtikaria atau Biduran
Urtikaria merupakan peradangan dan pembengkakan pada permukaan kulit. Kondisi ini terjadi ketika tubuh terpapar zat atau benda tertentu yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh melepaskan histamin. Zat histamin inilah yang kemudian menimbulkan gejala-gejala penyakit urtikaria.
Histamin adalah senyawa kimia yang di produksi oleh sel di dalam tubuh untuk memicu peradangan dan sensasi gatal. Selain makanan, penyakit kulit ini juga dapat disebabkan oleh alergi terhadap gigitan serangga. Urtikaria atau biduran biasanya muncul dikarenakan paparan matahari, gigitan serangga serta bahan kimia pada makanan. Umumnya biduran dapat hilang sendirinya atau diredakan dengan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Gejala yang terjadi pada penderita penyakit urtikaria atau biduran adalah:
Itulah 3 jenis alergi kulit yang sering terjadi pada tubuh kalian. Yuk jaga kesehatan agar terhindar dari penyakit kulit diatas!
Related
Related Posts
Serai Anti Serangga Alami dengan Produk Maharati
Serai Anti Serangga Alami dengan Produk Maharati Musim panas seringkali membawa masalah serangga yang mengganggu ke dalam rumah dan area terbuka. Daripada mengandalkan pestisida berbahan kimia yang berbahaya, produk alami seperti Serai yang disediakan oleh Maharati bisa menjadi solusi yang aman, ramah lingkungan, dan efektif dalam mengusir serangga. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan mengapa …
Penyebab Serta Cara Efektif Mencegah DBD di Rumah
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit dengan penularan melalui nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue dan ditandai empat gejala utama yaitu demam yang tinggi, manifestasi perdarahan, hepatomegali sebagai akibat dari kebocoran plasma yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini menjadi suatu endemik di wilayah tropis dan subtropis. Dan …
Jual sabun mandi non sls Samarinda
Manjakan Kulitmu dengan Sabun Mandi Non SLS Maharati Bosan dengan sabun mandi yang membuat kulit kering dan iritasi? Saatnya beralih ke sabun mandi yang lebih alami dan lembut! Sabun Mandi Non SLS Maharati hadir dengan formula khusus yang bebas dari bahan kimia berbahaya seperti SLS. Mengapa Memilih Sabun Mandi Maharati? Alami dan Aman: Dibuat dengan …
Reseller atau Dropshipper jadi Peluang Cuan di Masa Pandemi
Apa sih reseller itu? Reseller merupakan salah satu ide berbisnis, dimana penjual tidak harus mempunyai stok barang ketika melakukan transaksi dengan customer. Para reseller harus terus aktif bertransaksi dengan pemilik produk atau toko, untuk memantau penjualan dan stok produk. Program reseller menganut sistem makin banyak produk yang dibeli dan berhasil terjual, semakin besar pula keuntungan …