Nyamuk adalah salah satu hewan yang seringkali dapat kita temui sehari-hari. Nyamuk juga salah satu hewan yang dapat membawa penyakit ringan hingga penyakit yang mematikan kepada orang yang terkena gigitannya. Binatang yang satu ini dapat menggigit anak pada siang maupun malam hari. Serangga ini biasanya menyukai tempat yang gelap dan lembab, seperti di bawah tempat cucian piring, kamar mandi, kamar tidur dan beberapa sisi rumah lainnya.
Setiap orang tua pasti melakukan segala cara agar anaknya terhindar dari gigitan nyamuk, terutama karena khawatir akan tertular penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, atau malaria. Digigit nyamuk dapat membuat sang anak merasa tidak nyaman, namun gigitan nyamuk ini dapat dicegah dan juga dapat diatasi.
Gigitan nyamuk umumnya terjadi karena nyamuk betina menghisap darah untuk mencari protein yang diperlukan untuk bertelur. Gatal pada kulit terjadi karena air liur nyamuk memicu reaksi dari sistem kekebalan tubuh. Efek gigitan nyamuk pada anak dapat memberikan efek samping yang ringan dan juga berat, lho!
Reaksi yang ditimbulkan pada setiap anak dapat berbeda-beda, tergantung beberapa faktor seperti lokasi kulit yang digigit nyamuk, kondisi kulit anak yang sensitif, faktor lingkungan ataupun faktor genetik. Reaksi gigitan nyamuk pada anak dapat lebih intens, seperti bentol kemerahan, gatal-gatal, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Ketika gigitan nyamuk berubah menjadi bengkak, nyeri dan merah.
Dapat jadi hal tersebut merupakan gejala sindrom skeeter, yaitu reaksi alergi dimana sistem kekebalan tubuh memberikan respon terhadap air liur yang dibawa nyamuk. Apabila terdapat reaksi yang tak biasa, sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.
Bagian-bagian tubuh anak yang seringkali tergigit oleh nyamuk adalah tangan dan kaki. Tapi tahukah anda ada beberapa anak yang sangat rentan tergigit oleh nyamuk? Yuk simak berikut ini!
Faktor Anak Rentan Digigit Nyamuk
1. Darah manis
Beberapa anak terlahir dengan darah manis. Darah manis adalah faktor genetik yang dapat menyebabkan sang anak rentan tergigit oleh gigitan nyamuk.
Anak yang memiliki darah manis akan sangat disukai nyamuk. Akibat dari gigitan nyamuk tersebut adalah terjadinya benjolan atau kemerahan pada kulit sang anak. Dan akibat kemerahan tersebut akan sulit dihilangkan dari bagian tubuh sang anak. Bagian yang seringkali terkena gigitan nyamuk adalah bagian tangan serta kaki.
2. Keringat
Sang anak seringkali mengeluarkan keringat yang membuat nyamuk lebih tertarik. Biasanya keringat ini terjadi setelah sang anak bermain di luar ruangan. Dengan adanya keringat ini, ada beberapa bagian nyamuk yang seringkali menjadi sasaran gigitan nyamuk seperti halnya, muka, tangan, kaki atau leher.
3. Asam Laktat
Asam laktat memberikan manfaat kepada kulit sang anak menjadi lebih halus, lembab serta terlindungi dari iritasi. Anak yang memiliki kandungan asam laktat yang tinggi di dalam tubuhnya akan dengan mudah terkena gigitan nyamuk.
Nyamuk sangat menyukai asam laktat yang dihasilkan setelah mengkonsumsi susu, buah, sayur serta beberapa makanan lainnya. Biasanya gigitan sang nyamuk akan menyerang seluruh bagian tubuh sang anak akibat dari tingginya asam laktat yang berada di dalam tubuh sang anak.
Itulah bagian-bagian tubuh sang anak yang rentan terkena gigitan nyamuk. Jika dibiarkan, gigitan nyamuk bisa berdampak serius loh untuk kesehatan anak!
Spray Anti Nyamuk untuk Anak
Maharati memberikan perlindungan dari alam untuk anak-anak Indonesia khususnya terhindar dari bahaya gigitan nyamuk. Dengan Serai Maharati, si kecil bisa beraktivitas ataupun tidur dengan tenang. Nyamuk seketika pergi, anak bisa aktif seharian serta tidur dengan nyaman.
Tak hanya itu, kandungan Serai Maharati juga aman digunakan setiap hari. Moms bisa semprotkan atau oleskan langsung pada kaki dan tangan anak. Serai Anak Maharati diformula khusus sehingga aman untuk digunakan mulai dari usia 3 tahun. Mommies bisa usir nyamuk di rumah dan lindungi anak dari gigitan nyamuk, tanpa efek berbahaya dari bahan kimia. Sekali semprot, usir semua jenis serangga!
Serangga adalah salah satu hewan yang sering kita temui sehari-harinya. Kehadiran serangga ini justru sangatlah mengganggu kita. Pasalnya banyak sekali bakteri-bakteri yang dibawa oleh para serangga yang dapat menyebabkan penyakit. Maka dari itu, salah satu kewajiban para penghuni rumah adalah menjaga kebersihan rumah. Dengan menjaga kebersihan rumah, kalian dapat menghilangkan kuman dan bakteri yang dapat …
Cymbopogon atau yang dikenal sebagai Serai, pastinya sudah tidak asing lagi kan? Serai sering kita temui dalam berbagai macam masakan, yang termasuk dalam keluarga rumput-rumputan. Namun, tahukah kamu bahwa serai di Indonesia memiliki 2 jenis loh moms.. Serai di Indonesia dibedakan menjadi 2, yaitu serai dapur dengan nama latin Cymbopogon citratus, dan serai wangi dengan …
Semut adalah salah satu hewan yang dapat kita temui sehari-hari. Semut merupakan salah satu hewan yang berada di setiap penjuru dunia dan memiliki jenis yang beragam. Kehadiran semut kerap kali membuat diri kita menjadi tidak nyaman. Seperti semut yang seringkali menyantap makanan kita baik yang manis, berminyak atau bahkan berprotein. Dan remah-remah dari makanan kita …
Penjelasan Dermatitis Atopik Dermatitis atopik atau yang seringkali disebut dengan eksim adalah bentuk peradangan kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal dan ruam yang hilang timbul serta kulit kering. Penyakit kulit ini ditandai dengan gatal yang amat parah sehingga mengganggu tidur serta aktivitas sehari-hari. Jika digaruk maka area kulit yang terasa gatal akan menjadi kering …
Bagian Tubuh Anak yang Sering Terkena Gigitan Nyamuk
Nyamuk adalah salah satu hewan yang seringkali dapat kita temui sehari-hari. Nyamuk juga salah satu hewan yang dapat membawa penyakit ringan hingga penyakit yang mematikan kepada orang yang terkena gigitannya. Binatang yang satu ini dapat menggigit anak pada siang maupun malam hari. Serangga ini biasanya menyukai tempat yang gelap dan lembab, seperti di bawah tempat cucian piring, kamar mandi, kamar tidur dan beberapa sisi rumah lainnya.
Setiap orang tua pasti melakukan segala cara agar anaknya terhindar dari gigitan nyamuk, terutama karena khawatir akan tertular penyakit seperti demam berdarah, chikungunya, atau malaria. Digigit nyamuk dapat membuat sang anak merasa tidak nyaman, namun gigitan nyamuk ini dapat dicegah dan juga dapat diatasi.
Table of Contents
Efek Gigitan Nyamuk pada Anak
Gigitan nyamuk umumnya terjadi karena nyamuk betina menghisap darah untuk mencari protein yang diperlukan untuk bertelur. Gatal pada kulit terjadi karena air liur nyamuk memicu reaksi dari sistem kekebalan tubuh. Efek gigitan nyamuk pada anak dapat memberikan efek samping yang ringan dan juga berat, lho!
Reaksi yang ditimbulkan pada setiap anak dapat berbeda-beda, tergantung beberapa faktor seperti lokasi kulit yang digigit nyamuk, kondisi kulit anak yang sensitif, faktor lingkungan ataupun faktor genetik. Reaksi gigitan nyamuk pada anak dapat lebih intens, seperti bentol kemerahan, gatal-gatal, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Ketika gigitan nyamuk berubah menjadi bengkak, nyeri dan merah.
Dapat jadi hal tersebut merupakan gejala sindrom skeeter, yaitu reaksi alergi dimana sistem kekebalan tubuh memberikan respon terhadap air liur yang dibawa nyamuk. Apabila terdapat reaksi yang tak biasa, sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.
Bagian-bagian tubuh anak yang seringkali tergigit oleh nyamuk adalah tangan dan kaki. Tapi tahukah anda ada beberapa anak yang sangat rentan tergigit oleh nyamuk? Yuk simak berikut ini!
Faktor Anak Rentan Digigit Nyamuk
1. Darah manis
Beberapa anak terlahir dengan darah manis. Darah manis adalah faktor genetik yang dapat menyebabkan sang anak rentan tergigit oleh gigitan nyamuk.
Anak yang memiliki darah manis akan sangat disukai nyamuk. Akibat dari gigitan nyamuk tersebut adalah terjadinya benjolan atau kemerahan pada kulit sang anak. Dan akibat kemerahan tersebut akan sulit dihilangkan dari bagian tubuh sang anak. Bagian yang seringkali terkena gigitan nyamuk adalah bagian tangan serta kaki.
2. Keringat
Sang anak seringkali mengeluarkan keringat yang membuat nyamuk lebih tertarik. Biasanya keringat ini terjadi setelah sang anak bermain di luar ruangan. Dengan adanya keringat ini, ada beberapa bagian nyamuk yang seringkali menjadi sasaran gigitan nyamuk seperti halnya, muka, tangan, kaki atau leher.
3. Asam Laktat
Asam laktat memberikan manfaat kepada kulit sang anak menjadi lebih halus, lembab serta terlindungi dari iritasi. Anak yang memiliki kandungan asam laktat yang tinggi di dalam tubuhnya akan dengan mudah terkena gigitan nyamuk.
Nyamuk sangat menyukai asam laktat yang dihasilkan setelah mengkonsumsi susu, buah, sayur serta beberapa makanan lainnya. Biasanya gigitan sang nyamuk akan menyerang seluruh bagian tubuh sang anak akibat dari tingginya asam laktat yang berada di dalam tubuh sang anak.
Itulah bagian-bagian tubuh sang anak yang rentan terkena gigitan nyamuk. Jika dibiarkan, gigitan nyamuk bisa berdampak serius loh untuk kesehatan anak!
Spray Anti Nyamuk untuk Anak
Maharati memberikan perlindungan dari alam untuk anak-anak Indonesia khususnya terhindar dari bahaya gigitan nyamuk. Dengan Serai Maharati, si kecil bisa beraktivitas ataupun tidur dengan tenang. Nyamuk seketika pergi, anak bisa aktif seharian serta tidur dengan nyaman.
Tak hanya itu, kandungan Serai Maharati juga aman digunakan setiap hari. Moms bisa semprotkan atau oleskan langsung pada kaki dan tangan anak. Serai Anak Maharati diformula khusus sehingga aman untuk digunakan mulai dari usia 3 tahun. Mommies bisa usir nyamuk di rumah dan lindungi anak dari gigitan nyamuk, tanpa efek berbahaya dari bahan kimia. Sekali semprot, usir semua jenis serangga!
Related
Related Posts
Waspada Serangga di Lantai
Serangga adalah salah satu hewan yang sering kita temui sehari-harinya. Kehadiran serangga ini justru sangatlah mengganggu kita. Pasalnya banyak sekali bakteri-bakteri yang dibawa oleh para serangga yang dapat menyebabkan penyakit. Maka dari itu, salah satu kewajiban para penghuni rumah adalah menjaga kebersihan rumah. Dengan menjaga kebersihan rumah, kalian dapat menghilangkan kuman dan bakteri yang dapat …
Manfaat Serai Wangi yang Perlu Kamu Ketahui!
Cymbopogon atau yang dikenal sebagai Serai, pastinya sudah tidak asing lagi kan? Serai sering kita temui dalam berbagai macam masakan, yang termasuk dalam keluarga rumput-rumputan. Namun, tahukah kamu bahwa serai di Indonesia memiliki 2 jenis loh moms.. Serai di Indonesia dibedakan menjadi 2, yaitu serai dapur dengan nama latin Cymbopogon citratus, dan serai wangi dengan …
Cara Ampuh Usir Semut Di Rumah
Semut adalah salah satu hewan yang dapat kita temui sehari-hari. Semut merupakan salah satu hewan yang berada di setiap penjuru dunia dan memiliki jenis yang beragam. Kehadiran semut kerap kali membuat diri kita menjadi tidak nyaman. Seperti semut yang seringkali menyantap makanan kita baik yang manis, berminyak atau bahkan berprotein. Dan remah-remah dari makanan kita …
Kenali Penyakit Kulit Dermatitis Atopik
Penjelasan Dermatitis Atopik Dermatitis atopik atau yang seringkali disebut dengan eksim adalah bentuk peradangan kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal dan ruam yang hilang timbul serta kulit kering. Penyakit kulit ini ditandai dengan gatal yang amat parah sehingga mengganggu tidur serta aktivitas sehari-hari. Jika digaruk maka area kulit yang terasa gatal akan menjadi kering …